Senin, 27 Maret 2017

Miris sekali...Inilah Kehidupan di korea utara yang tidak kita ketahui!!..8 Foto Ini Cuma Ada Di Korea Utara, Semuanya Miris Hingga Buatmu Elus Dada Saking Kasihannya


LaporanWartawan TribunTravel.com, AmbarPurwaningrum
Dunia menyebutnya sebagai negara yang misterius.

Tak ada yang benar-benar tahu tentang kehidupan di negeri ini.
Sejak zaman dulu, Korea Utara telah menjadi negara yang paling keras dalam menerapkan kebijakan.

Termasuk di antaranya peraturan yang berhubungan dengan rakyatnya.
Takbanyak orang luar yang memiliki kesempatan untuk mengunjungi negara pimpinan Kim Jong-un ini.

Dilansir Tribuntravel.com dari laman lifebuzz, seorang fotografer ternama, Eric Lafforgue berhasil berkunjung dan mengabadikan kehidupan masyarakat Korea Utara.
Tak mudah baginya untuk bisa mengambil gambar di Negara ini.

Bahkan untuk membawa kartu memori dirinya harus menyundupkannya secara ilegal.
Berikut potret kehidupan di Korea Utara yang berhasil terekam dari kameranya.

1. Tentara Korea Utara dikatakan sebagai satu yang paling penting di dunia.


 lifebuzz.com

Tapi jika kamu bepergian di sana, akan sering melihat mereka melakukan tugas-tugas kasar seperti membantu petani.


2. Di daerah pinggiran kota, pemandangan semacam ini cukup umum.

lifebuzz.com

3. Sistem kereta bawah tanah Pyongyang termasuk yang paling rahasia di dunia.


lifebuzz.com

Ini dikarenakan juga berfungsi sebagai tempat perlindungan bom.

4. Beginilah potret kemiskinan yang sebenarnya terjadi di negeri ini.


lifebuzz.com

Pemerintah setempat selalu mencegah orang-orang untuk mendatangi tempat selain Pyongyang karena alasan ini.

5. Pyongyang seharusnya menjadi tempat yang diunggulkan Korea Utara.

lifebuzz.com

Mereka membuat berbagai kemajuan di antaranya bangunan mewah untuk menunjukkan perkembangan mereka pada negara tetangganya, Korea Selatan.
Sayang ketika dilihat lebih dekat, kebenarannya jauh mengerikan.
Ini hanya tampak seperti bangunan kosong yang sudah ditinggal puluhan tahun.

6. Kendaraan jarang di negara ini.


lifebuzz.com

Bahkan anak-anak bisa bermain bebas di tengah jalan.

7. Transportasi umum yang menghubungkan kota-kota utama hampir tak ada.


lifebuzz.com

Warga perlu izin untuk pergi dari satu tempat ketempat lain.
Di jalan raya penghubung, kamu akan menemui tentara yang mengecek identitas.

8. Larangan bagi siapapun untuk memotret tentara yang tengah bersantai atau orang yang mengalami gizi buruk.


lifebuzz.com


source ; tribunnews.com

Kamis, 23 Maret 2017

Sungguh menyedihkan,!! Ternyata begini kisah ustadz Ahmad Al Habsyi yang sebenarnya




 Ustaz Ahmad Al Habsyi ternyata pernah punya pengalaman buruk saat ceramah.
Itu terjadi sebelum dia menikah dan masih banyak ceramah di Palembang.
Saat itu, namanya sudah harum dan terkenal.

Seperti dituturkan ustaz Al Habsyi kepada Majalah Intisari edisi September 2007, suatu hari dia diminta memberikan tausiah di sebuah acara perkawinan.
Dia sempat menolaknya, karena dia belum menikah dan kurang pas jika member tausiah pada acara perkawinan.

Namun, panitia dan tuan rumah terus memaksanya hingga ia menyerah.
Benar juga, begitu lima menit tampil berceramah, seorang ustaz senior bangkit dan berteriak.
"Turun kamu! Belum menikah sudah berani menasihati orang yang akan menikah. Turun!"
Semprotan itu benar-benar membuatnya kaget.
Namun, Ustaz Al Habsyi tak gemetar.

 Dia ingat dulu di pesantren mendapat pelajaran mantik atau berdebat dari gurunya.
Dia tahu bagaimana membalas serangan kata kasar lawan dengan tutur kata lembut dan menusuk.

"Ustaz menyuruh saya turun dari mimbar karena saya belum menikah, baiklah.Tapi, saya pernah melihat ustaz member tauziah pada acara kematian dan boleh-boleh saja, padahal ustaz belum pernah mati," kata Ustaz Al Habsyi.
Gerrr.... Para hadirin tertawa.

Namun, begitu sampai di rumah perasaannya teraduk-aduk dan dia menangis.
Selama beberapa bulan ia tak mau ceramah, karena kesal.
Ketika itulah almarhum gurunya menyelinap lagi kedalam mimpi, menyuruhnya bangkit dan berjuang.

Belakangan, ustaz senior yang pernah menghinanya itu justru menjadi penggemar fanatic Ustaz Al Habsyi.
"Dengan sikap baik yang kita tunjukkan, niscaya Allah menjadikannya orang yang membela kita mati-matian," tutur Ustaz Al Habsyi. (HeryGaos/ Grid.id)


 Ustaz Al Habsyi dan istrinya (Tribunnews.com)
Mengapa Al Habsyi Tergoda Untuk Poligam iIstri Kedua, Ini Kata Psikolog!
Ikuti kami di
Prahara perceraian Ustad Al Habsyi dan Putri Aisyah Aminah semakin hangat dibicarakan karena pangkal penyebab perceraian adalah hadirnya Pihak ketiga.

Inilah yang menjadi pokok gugatan cerai Putri Aisyah Aminah kepada Ustad Al Habsyi.
Putri Aisyah Aminah  baru mengetahui kehadiran wanita kedua  sejak tahun 2016 dan dari itulah prahara rumah tangga pasangan yang sudah menikah sejak tahun 2016 dimulai.
Disinyalir, wanita kedua ustaz Al Habsyiini sudah dinikahi selama 7 tahun. 

Ini artinya, kehadiran orang ketiga dalam pernikahan di pernikahan Ustad Al Habsyi dan Putri Aisyah Aminah terjadi setelah 4 tahun usia pernikahannya.
Mengapa prahara rumah tangga ini bisa terjadi?
Menurut Dewi Rahyanti, psikolog dari biro Konsultan Motekar yang dihubungi oleh Grid.ID melalui telepon pada hari Jumat (17/03/2017), dalam sebuah pernikahan sebenarnya terjadi beberapa periode pernikahan yang masing-masing periode memerlukan proses adaptasi dari kedua pihak. 

Rara, panggilan psikolog senior dari kota Bandung ini menambahkan jika masing-masing pihak tidak bisa mengendalikan emosi diri sendiri tanpa mengedepankan cara ber piker maka pasangan ini akan dihadapkan pada perselisihan.
Ujung-ujungnya, jika sudah mementingkan ego masing-masing pihak maka akibat terburuknya adalah terjadi perceraian.

Periode awal pernikahan adalah ketika pernikahan memasuki  usia 5  tahun pertama yang menjadi periode pengenalan dan penyesuaian diri.
 Ustaz Al Habsyi (Tribunnews) 



Ikuti kami di
Periode ini rentan percek cokan, rentan mengeluh masing-masing pasangan, danrentangodaan.
Godaan ini bisa bermacam-macam salah satunya adalah godaan lawan jenis. 
Rara menyarankan, dalam usia pernikahan di bawah 5 tahun harus ada rasa kebersamaan, bukan mementikan emosi diri.

Untuk melawan godaan, harus dibangun komunikasi yang baik antar pasangan. 
Kembali menilik kasus Ustad Al Habsyi yang memiliki orang kedua sejak 7 tahun lalu artinya dalam usia pernikahaan yang belum ada 5 tahunUstad Al Habsyi sudah tidak bisa menahan godaan.

Godaan terberatnya adalah godaan dari  lawan jenis. 
Jika kala itu Al Habsyi tidak mementingkan emosi diri sendiri dan mampu mengendalikan diri mungkin ia tidak membohongi istrinya untuk melakukan poligami.

sumber : tribunNews

Senin, 20 Maret 2017

Cantik saja tidak cukup!! Hebat Mantan Artis Sinetron Ini jadi penjual kopi, di sebuah warung kecil, ikuti kisahnya

Baru-baru ini facebook dihebohkan dengan kemunculan seorang gadis cantik yang bekerja sebagai penjual kopi di sebuah warung sederhana. Tubuhnya langsing, tinggi semampai, dengan rambut hitam yang selalu digerai.Walaupun hanya memakai kaos dengan dandanan sederhana, wajahnya berhasil bikin banyak netizen khususnya kaum adam terpesona.
Bukan di kotabesar, gadis ini tinggal di sebuah desa kecil di JawaTimur. Karena penasaran, nggak sedikit orang yang kemudian langsung dating kewarung itu untuk membuktikan sendiri kebenaran nya.Lalu, siapakah gadis yang berhasil mencuri perhatian netizen dan jadi perbincangan hangat di sosial media ini? Yuk, simak kisahnya



Seorang Warkop Bu Didik, berlokasi di pinggir jalan raya jurusan Nganjuk-Sawahan, perbatasan antara Desa Kuncir dan Desa Semare. Menu yang disajikan di warung ini adalah kopi, pecel, dan hidangan desa lainnya.Meski bangunan nya tergolong sederhana dan letaknya jauh dari keramaian kota, tapi setiap hari warung ini selalu ramai didatangi pengunjung yang jumlahnya bisa sampai ratusan orang.

Nggak disangka, yang membuat warung ini selalu dipadati pengunjung terutama para anak muda adalah karena penjualnya seorang gadis cantik bertubuh langsing dengan rambut ikal yang indah.Siapa saja yang dating pasti dibuat terpesona dengan kemolekannya.Gadis itu bernama Andita Lela Karlita atau biasa dipanggil Ita. Umurnya masih 22 tahun dengan tinggi badan 165 cm dan kulit putih bersih.Sekilas penampilan Ita tentu berbeda dengan gadis-gadis lain yang ada di desanya. Ita kemudian menjadi perbincangan hangat di Facebook, karena selain cantiknya nggak umum, ia juga punya kisah menarik di balik pekerjaannya sebagai penjual kopi.



Sebelumnya berprofesi sebagai bintang sinetron
Setelah banyak yang mencari tau tentangIta, akhirnya terungkap kalau sebenarnya gadis yang baru beberapa bulan pulang kampung ini sebelumnya adalah seorang bintang sinetron. Tinggal bertahun-tahun di ibukota,
Ita sempat bekerja sebagai pemeran pembantu di sinetronTukang Ojek Pengkolan yang tayang di salah satu televisi swasta. Maka tidak heran jika Ita berparas cantik, berkulit putih, dan punya body aduhai yang bisa bikin terlena setiap pria yang melihatnya. Lalu, kenapa Ita bisa pulang kampung?
Lebih memilih pulang kampong karena orang tua


Jika sebagian besar orang mengejar kesuksesan dengan meninggalkan kampong halaman, tapi bedahalnya dengan Ita. Di saat impian untuk menjadi seorang artis hampir tercapai, Ita lebih memilih kembali kekampung dan berjualan di warung kopi milik keluarganya. Alasan Ita pulang sangatlah sederhana, gadis berambut ikal ini ingin berbakti kepada kedua orang tuanya dan menunaikan tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga. KisahIta yang rela pulang kampung demi orang tua ini sontak membuat kagum para netizen dan menyebar dengan cepat di sosial media hingga membuat warungnya semakin ramai didatangi pengunjung yang penasaran dengan kemolekannya.

Well, sikap Ita yang rela berkorban demi orang tua memang patut diacungi jempol. Semoga kisah ini bisa dijadikan contoh bagi kita para generasi muda, karena di jaman yang semakin maju ini sudah jarang ditemui anak yang lebih mementingkan orang tua dari pada karir.Sukses selalu buat Ita, semoga makin rame ya warkopnya! 



LAGI-LAGI kasus korupsi yang cuman para elit yang tahu,!! Ini dia beberapa nama TERSANGKA kasus E-ktp tidak di sebutkan dalam persidangan.



Dua terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP, Sugiharto dan Irman mendengarkan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum di PengadilanTipikor, Jakarta, Kamis 9 Maret 2017.Foto/SINDOnews/YorriFarli JAKARTA – Tidak disebutkan nya nama 14 orang yang mengembalikan uang proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dalam surat dakwaan Irmandan Sugiharto, dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dipertanyakan.

Padahal mereka yang telah mengembalikan uang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu ikut kecipratan proyek senilai Rp5,9triliunitu.‎

"Orang yang jelas-jelas sudah mengembalikan, sudah mengakui, kemudian tidak ada dalam dakwaan. Ini juga jadi pertanyaan-pertanyaan," kata Anggota Komisi III DPR Masinton Pasar ibu saat berbicara dalam diskusi polemik SINDO Trijaya Network di WarungDaun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3/2017)

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini meminta KPK mampu bersikap cermat, objektif, adil dan profesional dalam menangani kasus e-KTP.
Tujuannya, kata dia, agar upayapenuntasankasus yang merugikannegarasekitar Rp2,3 triliun itu focus atau tidak melebar kemana-mana. "Hukum jangan jadi alat politisasi," ungkap Masinton.

Hal itu dinilai Masinton harus menjadi koridor yang harus dipegang setiap penegak hukum.‎ Dia berharap proses hokum kasus e-KTP harus demi keadilan. Kendati demikian, dia menghormati upaya KPK dalam menuntaskan kasus tersebut



 source 

Jumat, 17 Maret 2017

Gak apa-apa pilih AHOK...!!, Ini Kata Gus Sholeh, Boleh Pilih Pemimpin Non-Muslim


Pilih Pemimpin Non-Muslim, Ini Kata Gus Sholeh

Ketua Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat (Forkum) Gus Sholeh MZ mengaku sependapat dengan kiai-kiai Nahdlatul Ulama (NU).
Menurutnya dalam bingkai NKRI dan berdasarkan konstitusi negara, setiap warga negara boleh memilih pemimpin tanpa melihat latar belakang agama yang dianutnya.

"Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj sendiri juga mengingatkan supaya tidak ada paksaan dalam memilih calon gubernur DKI Jakarta," kata Gus Sholeh kepada INILAHCOM, Kamis (16/3/2017).
Gus Sholeh pun menyerukan agar pihak yang berkompetisi dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua 2017 bersaing secara sehat dan tidak berkampanye dengan membawa unsur SARA. Bahkan, lanjut dia, apabila jika memang sudah teruji maka umat Islam diperbolehkan memilih pemimpin non-muslim.
"Jika memang sudah teruji adil, maka boleh dong memilih pemimpin yang non-muslim," pungkasnya. [ton]

source